Integritas sebagai fondasi
Nilai amanah hadir dalam cara berpikir, menganalisis, dan mengambil keputusan profesional.
Membentuk akuntan masa depan yang unggul dalam teknologi, teguh dalam integritas, dan menghadirkan nilai syariah bagi ekonomi global.
Belajar bersama para ahli
Dosen, praktisi, dan mitra industri
Ilmu adalah cahaya, dan amanah adalah jalannya.
Kami percaya laporan keuangan bukan sekadar angka. Di baliknya ada kepercayaan, tanggung jawab, dan keputusan yang berdampak pada kehidupan banyak orang.
Program Studi Akuntansi Syariah memadukan fondasi akuntansi modern, fikih muamalah, analitik data, dan pembelajaran berbasis pengalaman untuk menyiapkan lulusan yang relevan di berbagai sektor.
Lihat pengalaman belajar ↗Nilai amanah hadir dalam cara berpikir, menganalisis, dan mengambil keputusan profesional.
Data analytics, sistem informasi, dan AI dipelajari sebagai alat untuk menghadirkan transparansi.
Riset dan proyek lapangan diarahkan pada solusi bagi industri halal dan keuangan sosial Islam.
Kenali landasan dan arah pengembangan Program Studi Akuntansi Syariah.
Lihat arah program →Lihat susunan pengelola akademik, pusat, administrasi, dan unit pendukung.
Lihat struktur →Kurikulum OBE yang dibangun bersama akademisi, praktisi, dan mitra industriùrelevan hari ini, adaptif untuk esok.
Pendidikan Agama Islam, Pancasila, Bahasa Indonesia Akademik, Pengantar Akuntansi, dan mata kuliah terkait.
Akuntansi Keuangan Menengah II, Akuntansi Biaya, Perpajakan I, Sistem Informasi Akuntansi, dan mata kuliah terkait.
Blok MBKM: Magang / Proyek Independen, Blok MBKM: Pertukaran / Riset / Kemanusiaan, Tugas Akhir.
Ruang belajar yang dekat, menantang, dan kolaboratif—dipandu oleh akademisi serta praktisi dengan pengalaman lintas sektor.
Ilmu Akuntansi
Lihat biografi →Pendidikan Ekonomi
Lihat biografi →Akuntansi Keuangan
Lihat biografi →Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam
Lihat biografi →Pendidikan Ekonomi
Lihat biografi →Akuntansi
Lihat biografi →Ekonomi Syariah
Lihat biografi →Kami mengubah pertanyaan menjadi riset, riset menjadi rekomendasi, dan rekomendasi menjadi manfaat yang dapat dirasakan.
Jelajahi karya kami ↗Eksperimen data untuk transparansi lembaga dan bisnis halal.
→Riset terapan zakat, wakaf, dan pengukuran dampak sosial.
→Pendampingan pencatatan dan tata kelola bagi usaha lokal.
→Analisis, gagasan, dan sudut pandang sivitas akademika untuk memperluas percakapan.
Opini
Pergantian Menteri Keuangan RI dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara pada 14 September 2026 mendapat perhatian besar media internasional, yang umumnya melihatnya bukan sekadar reshuffle kabinet, melainkan sebagai sinyal penting mengenai arah kebijakan fiskal Indonesia. Reuters, Financial Times, Channel NewsAsia, The Straits Times, dan The Business Times menyoroti isu kepercayaan investor, kredibilitas APBN, stabilitas rupiah, serta kebutuhan menjaga defisit tetap terkendali. Suahasil dipandang relatif positif karena memiliki rekam jejak panjang sebagai teknokrat Kementerian Keuangan, mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal, dan Wakil Menteri Keuangan, sehingga dianggap mampu membawa kebijakan yang lebih stabil, hati-hati, dan dapat diprediksi. Secara umum, media asing membaca pergantian ini sebagai peluang bagi Indonesia untuk memperkuat kembali disiplin fiskal dan kepercayaan pasar, meskipun penilaian akhirnya tetap akan bergantung pada kemampuan pemerintah menjaga kesehatan A
Baca tulisan ↗
Insight / Gagasan
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk meneladani sifat *ṣiddīq*, *amānah*, *tablīgh*, dan *faṭānah* dalam membangun tata kelola keuangan yang jujur, transparan, profesional, dan berkeadilan. Dalam perspektif Akuntansi Syariah, setiap transaksi harus dicatat dengan benar, setiap amanah harus dipertanggungjawabkan, dan setiap informasi keuangan harus disampaikan secara terbuka karena pengelolaan harta tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada manusia, tetapi juga kepada Allah SWT. Keuntungan tidak semestinya menjadi satu-satunya tujuan, melainkan harus diperoleh melalui cara yang halal serta memberikan kemaslahatan bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan menjadikan integritas Rasulullah sebagai landasan moral dan profesional, tata kelola keuangan dapat menjadi sarana mewujudkan keadilan, menjaga kepercayaan, mencegah kecurangan, dan menghadirkan keberkahan dalam kehidupan ekonomi umat.
Baca tulisan ↗
Opini
Setiap musim wisuda tiba, ribuan mahasiswa mengenakan toga hitam panjang dan topi persegi, berjalan dalam prosesi khidmat menuju panggung untuk menerima ijazah. Tidak banyak yang menyadari bahwa jubah yang mereka kenakan adalah warisan langsung dari pakaian para biarawan dan pendeta abad pertengahan. Di Eropa zaman dulu, mahasiswa bahkan mencukur rambut mereka agar tampak seperti rahib—tanda bahwa mereka berada di bawah perlindungan hukum gereja, bukan hukum kerajaan. Ritual akademik yang hari ini terasa sepenuhnya sekuler ini menyimpan satu fakta yang mudah dilupakan: kampus, sebagai institusi, lahir dari rahim agama.
Baca tulisan ↗“Di sini saya tidak hanya belajar membaca laporan keuangan. Saya belajar memahami siapa yang terdampak oleh setiap keputusan di balik angka.
Pesan akan tersimpan di dashboard dan ditindaklanjuti oleh staf yang berwenang.